Renungan untuk Tahun Baru

Renungan untuk Tahun Baru, setiap tahun selalu ada hura-hura perayaan, hal ini terjadi hampir di semua negara khususnya Amerika dan Eropa asal dari budaya pesta happy New year. Numun bagi muslim khusunya, dan orang-rang yang berfikir, seharusnya tahun baru justru menjadi evaluasi, muhasabah, dan renungan diri di tahun lalu. Parahnya khususnya remaja masa kini lupa akan hal itu, yang dilakukan hanya perayaan tahun baru, sesuai dengan gaya mereka masing-masing.

Saya tidak menyalahkan mereka yang merayakan, karena tentu disana ada sisi baiknya bagi sebagian orang. Disini tidak berbagi kata-kata ucapan tahun baru atau sejanisnya, tapi mari evaluasi diri. Setelah evaluasi, mari berdoa dan tentukan target masa depan.
  • Bagaimana kualiatas Iman, Taqwa, dan kedelatan hati rasa syukur kepada Tuhan?

Manusia hidup pasti tidak lepas dari lingkungan, keluarga, teman, dan benda-benda disekitar kita. 
  • Apakah sikap terhadap orang tua sudah lebih baik dari tahun - tahun sebelumnya, atau sebaliknya?
  • Berapa banyak bertambah teman kita, dan berapa banyak juga teman yang hilang?
  • Adakah permusuhan yang terjadi dan belum terselesaikan hingga akhir tahun ini?
  • Apakah kita sudah bisa berbagi kepada orang-orang disekitar, atau malah belum sama sekali?
Masih banyak lagi evelausi dan renungan yang bisa dilakukan berkaitan dengan lingkungan kita hidup

  • Apa saja pencapaian yang kita dapat di tahun ini, apakah kita bisa tersenyum, atau malah sedih karena lebih buruk?
  • Resapi hati, apakah tahun ini sudah lebih bahagia dari tahun sebelunya atau malah sebaliknya?
  • Ingatlah setiap tangis air mata, sudahkan kita bangkit lebih hebat setelah air mata itu keluar?

2013 adalah tahun terhebat yang pernah saya rasakan, senyuman dan tangis terharu menjadi satu. Semoga diri ini selalu bersyukur atas semua anugrah yang telah Tuhan berikan. Target-terget tahun depan sudah tertulis dalam pikiran.

0 Response to "Renungan untuk Tahun Baru"

Posting Komentar