Pecinta Alam atau Hanya Penikmat Alam

Banyak para penggemar kegiatan outdoors yang mengaku kelompoknya "Pecinta Alam". seperi siswa pecinta alam (sispala) dan mahasiswa pecinta alam (mapala). Dengan hobi melakukan pendakian gunung, penelusuaran gua, panjat tebing dsb. Tapi apakah mereka benar-benar pecinta alam atau hanya penikmat alam.

Kegiatan-kegiatan tersebut di luar negri disebut outdoor sport/adventure. Ga ada sebutan Love Nature, pecinta alam kayaknya sebutan orang Indonesia sendiri. 

Kata cinta memiliki makna: suka, bersama-sama, satu hati, berkorban dan menjaga. Oke kalau mereka suka melakukan kegiatan di alam bebas bisa disebut pecinta alam. Namun sudahkan mereka menjaga alam, minimal membersihkan, tidak mengotori dan tidak merusak alam tersebut. Atau malah sebaliknya, merusak dan  mengotori, Pecinta Alam bulshitt.!

Apa yang bisa dikorbankan para pecinta alam untuk alam yang dinikmatinya? apa malah jadi korban? perlu direnungkan apakah hanya sebatas penikmat alam..

Etika Pecinta Alam di Alam Bebas

Tidak membunuh apapun kecuali waktu
Tidak mengambil apapun kecuali gambar
Tidak meninggalkan apapun kecuali jejak

0 Response to "Pecinta Alam atau Hanya Penikmat Alam"

Posting Komentar